Welcome to "The Hunter Of Truth from www.pembasmihoax.club media informasi pembasmi & Pemberantas "Hoax" nikmati sajian informasi menarik dari sini, Rasional, Obyektif, Dan Bertanggung Jawab

Luxury777 Bet Cassino and Sbobet Online

adalah situs taruhan bola dan cassino online resmi terakreditasi pagcorr paling aman dan terpercaya.

WalletQQ Adalah Situs Taruhan Poker Dan QQ Online dengan Bonus Member terbesar

Silahkan daftar dan pasang taruhan anda disini menang berapapun anda pasti dibayar.

Hoki Bandar Poker dan QQ Online adalah salah satu rekomendasi situs poker dan QQ online terbaik no bot!! 100 % Player vs Player

Hoki Bandar Poker dan QQ online adalah penyedia layanan taruhan game poker dan QQ online proses deposit dan withdraw tercepat .

Central Poker dan QQ adalah penyedia layanan game poker dan QQ online dengan bonus terbaik

Jika anda pecinta permainan poker dan QQ Online Central QQ juga menjadi salah satu situs idola para pecinta poker dan QQ Online.

\

Karena Pak Subur Baik, DON 2 Dan APPI Sultra Rencana Batalkan Demo PT REI

Para Mafioso Yang Sempat Berniat Mengepung Polda Sultra dan Dinas ESDM Prov Sultra Terkait PT REI 
kendari, www.pembasmihoax.club Sebagai mana diketahui sebelumnya,  bahwa Terkait penambangan PT Rohul Energi Indonesia di lengora kecamatan kabaena tengah kabupaten Bombana,  bahwa DON 2 Wakil Ketua KNPI Sultra bersama APPI Sultra berniat mengepung polda dan Dinas ESDM Provinsi  Sultra . Namun,  setelah dikroscek informasi lebih lanjut melalui agen intelegen kabinet Mafioso,  bahwa ternyata selama ini ada kesenjangan informasi yang didapat oleh DON 2 yang hanya diterima dari satu pihak saja.

Terkait dugaan suap yang dilakukan kepada wakapolres Bombana rupanya fakta nya tidak seperti yang digembar-gemborkan oleh masyarakat selama ini. Di gali informasi lebih lanjut kepada ketua BUMDES Lengora,  hal itu ternyata tidak benar adanya. Dan disisi lain,  Salah satu tokoh masyarakat kabaena Pak Subur ternyata orang baik,  sehingga melalui rilis pers ini Saya pribadi atas Nama DON 2 Sulawesi Tenggara menghimbau :

1. Kepada Rekan Rekan Sesama Mafioso,  APPI Sultra agar menahan diri untuk tidak termakan provokasi oleh semua pihak terhadap informasi hoax yang beredar selama ini terutama terkait perangkat Desa lengora kecamatan Kabaena Tengah.

2. DON 2 menghimbau kepada rekan -rekan Sesama Mafioso APPI sultra , untuk menunggu intruksi selanjutnya dalam memantau situasi Dan kondisi pertambangan illegal yang ada di kobaena kepulauan di Luar dari desa lengora yang tidak memberikan hak bagi warga masyarakat miano tokotu"a untuk dikanalisasi Secepatnya.

Ttd,  DON 2 SULAWESI TENGGARA,

Share:

Terkait PT REI, DON 2 & APPI Sultra Ingin Kepung Polda Dan Dinas ESDM Sultra

Para Mafioso Yang Akan Kepung Polda Sultra dan Dinas ESDM Provinsi Sultra
Kendari, www.pembasmihoax.club Beberapa waktu lalu,  Bumi Anoa Provinsi Sulawesi Tenggara kedatangan tamu terhormat dari ibukota seorang pejabat negara asal kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, yaitu Wakil Ketua KPK RI,  Bapak La Ode Muhammad Syarif. Kehadiran orang penting di lembaga anti rasuah ke kota kendari beberapa hari  yang lalu bukannya tanpa alasan,  namun karena dukungan positif dari semua elemen masyarakat Sultra terkait kicauannya di twitter resmi nya yang menyoroti soal kejahatan lingkungan dan kemanusiaan khususnya soal pertambangan yang ada di Pulau Kobaena,  kabupaten Bombana.

Dilansir dari situs resmi KPK RI,  La Ode Muhammad Syarif mengungkapkan perusahaan tambang hanya datang mengeruk kekayaan alam di Sulawesi Tenggara tanpa memenuhi kewajibannya. Tercatat ada enam kabupaten yang belum sepenuhnya menyerahkan jaminan reklamasi dan pascatambang dengan jumlah masing-masing Rp36 M dan Rp2.7 M, di antaranya ialah: Kabupaten Bombana Rp3,9 miliar; Kabupaten Kolaka Rp7,8 miliar; Kabupaten Kolaka Utara Rp5 miliar dan Rp148 Juta; Kabupaten Konawe Rp2,2 miliar; Kabupaten Konawe Selatan Rp2,4 miliar dan Rp12.8 juta; serta Kabupaten Konawe Utara Rp14,7 miliar dan Rp2,6 miliar. Baca disini info lengkapnya https://www.kpk.go.id/id/berita/berita-kpk/1010-kpk-soroti-penyelamatan-tambang-di-sultra

Dari beberapa pernyataan Pak La Ode Muhammad Syarif di semua media online bahwa Mayoritas perusahaan Tambang yang beroperasi di kabaena Kepulauan status izin usaha pertambangannya  nya belum clear and clean (CnC) dan tentunya ini menabrak aturan UU minerba serta UUD 1945 pasal 33 bahwa kekayaan alam Indonesia mesti dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kepentingan rakyat tentunya. 

Berdasarkan Rujukan hal diatas,  salah satu perusahaan Tambang Bandel di Kabaena kepulauan yang beroperasi di lengora dan lengora pantai kecamatan kabaena tengah , yakni PT ROHUL ENERGI INDONESIA (PT REI) mesti di tutup dan dibekukan izin nya oleh Dinas ESDM Provinsi Sultra karena diduga menambang di wilayah tanah warga dengan cara merampas lahan warga secara tidak santun dan tidak berbudaya. 


"PT ROHUL itu tidak tertib aturan UU dan Kades Lengora serta utamanya Ketua BUMDES lengora pengelola dana rumpun yang perlu ditangkap oleh Polres Bombana " Ungkap DON 2 saat ditemui di Warkop The Fender Kendari. 

Wakil Ketua KNPI Sultra tersebut juga menjelaskan bahwa Bukti Konkrit video sangat jelas bahwa dengan lantang di tengah -tengah masyarakat Lengora Kepala Desa Lengora dan seluruh jajarannya mengatakan bahwa mereka telah menyogok wakapolres Bombana. 

"Mereka telah menghina lembaga pengayom dan pelindung masyarakat dan memfitnah wakapolres Bombana,  dan mereka harus ditangkap dan kami tidak segan -segan mengepung Polda Sultra dan Dinas ESDM provinsi Sultra " tegas DON 2.

Berikut pernyataan sikap APPI Sultra Aliansi Pemuda Pejuang Keadilan Sulawesi Tenggara:

1. Meminta kepada Kapolda Sultra Yang Mulia untuk memanggil Wakapolres Bombana yang kami duga menerima suap dari PT REI.
2. Kami meminta kepada Polda Sultra untuk melakukan langkah hukum kepada Pimpinan PT REI yang kami duga melakukan penyerobotan lahan milik warga
3. Kami Minta Dinas ESDM memanggil pihak PT REI dan seluruh jajarannya agar diadakan Rapat dengar pendapat terkait penyerobotan lahan milik warga.
4. Kami meminta Dinas ESDM untuk mencabut IUP PT REI karena melakukan illegal Mining
5. Kami meminta Polda Sultra untuk menyelidiki semua perangkat desa yang terlibat terhadap aktivitas pertambangan Ilegal yang sangat merusak alam kobaena dan membuat marah Raja Jin Pulau Kabaena karena mereka makan pakai sekopang bukan pakai sendok.

Penulis : Mafioso Pembasmi Hoax 

Share:

"KADEA "Asal Muna Di Sulawesi Selatan Ini Siap Membombardir Rajiun Tumada

Kumpulan Pemuda Mafioso Asal Muna yang berkarier di Sulawesi Selatan 
Pilkada Muna tahun 2020 kedepan pada dasarnya  isunya seksi dan menarik untuk dibahas bagi seluruh elemen pemuda dan organisasi kepemudaan yang berada dalam wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Hasil laporan dari agen intelegen kabinet Mafioso,  yang membuat isu pilkada Muna tahun 2020 kedepannya menarik untuk dibahas adalah para kandidat bursa calon bupati yang akan bertarung nantinya adalah tokoh politisi,  pengusaha,  birokrat, dan bahkan seorang Bupati dari daerah lain yang saat ini sedang mengemban amanah dari warga masyarakat yang ia pimpin rela meninggalkan tahta kepemimpinannya demi hasrat birahi yang besar mengejar kekuasaan ditanah Muna.

Hal ini rupanya menarik perhatian komunitas pemuda asal Muna Di Sulawesi Selatan yang menamakan dirinya sebagai "KADEA" (Komunitas Pemuda Rusman Emba) .  komunitas Pemuda yang digawangi oleh Mantan Ketua Keppmi Muna Makassar Abdul Janur , Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan Ahmad Sirajul Munir Zubair,  L. M ikbal Ruhaba seorang tokoh Magister  pecinta alam di Sulsel , melalui juru bicaranya Mohammad Syahran Ndimuri mengatakan siap membombardir basis Rajiun Tumada di Tanah Muna .

"Tanah Muna adalah tanah yang diberkati, kami tidak rela dipimpin oleh seorang penganut paham otoritarianisme dan feodalisme yang berniat mematikan kehidupan demokrasi ditanah Muna " ungkap Ahmad Sirajul Munir zubair ketua PKC PMII Sulawesi Selatan itu.

Senada dengan hal itu,  Abdul Janur yang juga mantan ketua KEPMMI Muna Makassar menambahkan bahwa daerah Muna sangat erat kaitannya dengan nilai -nilai adat dan budaya warisan leluhur yang mesti kita jaga dari orang -orang yang menganut paham politik klan aristokrasi.

"Demokrasi adalah kekuasaan dari rakyat,  oleh rakyat,  dan untuk rakyat,  bukan hanya untuk kaum golongan tertentu Karena ini indonesia dan kita hidup berbhineka dan bertunggal ika " ungkap Abdul Janur.

Terakhir,  KADEA (Komunitas Pemuda Rusman Emba)  di Sulawesi Selatan itu berkomitmen untuk membombardir basis Rajiun Tumada di Muna karena dianggap gaya kepemimpinan penguasa Muna Barat itu terkesan otoriter dan feodal.

Penulis : Mafioso Pembasmi Hoax


Share:

DON 2 Sultra Anggap Rajiun Hanya Cari Sensasi Di Muna

keterangan gambar : DON 2 Sulawesi Tenggara
Kendari, www.pembasmihoax.club Pilkada Muna 2020 kini tahapannya sudah mulai dipersiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara hal ini tidak lepas dari laporan agen intelegen kabinet Mafioso yang memantau pergerakan para komisioner,  bahkan tenaga ahli yang bekerja di Kantor KPU Muna.

Mendekati momen tahapan pilkada Muna,  Rajiun Tumada yang saat ini menjabat sebagai Bupati Muna Barat hampir setiap minggu selalu berkunjung ke Muna dalam rangka melakukan sejumlah kegiatan Silaturahmi yang dirangkaikan dengan agenda halal bil halal,  baik itu di sejumlah Masjid maupun Rumah -rumah warga. 

Hal ini tentunya bukan menjadi hal yang lumrah dan sudah menjadi Rahasia umum bagi warga Muna,  sekalipun itu bertajuk silaturahmi namun Nurani warga Muna yang sedari lahir sudah dibekali ilmu politik oleh Allah SWT tentunya paham betul bahwa sesungguhnya Rajiun itu sedang melihat dan memantau situasi politik di Tanah barakati tersebut. 

Gerakan berbau politik Rajiun tersebut rupanya dari awal aromanya sudah tercium oleh DON 2 Sulawesi Tenggara,  Wakil Ketua KNPI Provinsi Sultra. 

" Masa sebodoh itu warga muna tidak mampu melihat gaya nya Rajiun beberapa Bulan terakhir ini,  kan itu sama gayanya saat ia berhasil membius para tokoh adat di Muna Barat saat ia berhasil memenangkan Pilkada Mubar tahun 2017 kemarin" tutur DON 2.

Presidium Persatuan Kampus Hebat Sultra itu juga menyebut cara manuver Rajiun di Muna sudah tidak laku lagi di pasar laino dan sentral pasar -pasar politik yang ada di wilayah empat penjuru mata angin di Muna,  yaitu Tongkuno,  Kabhawo,  Lawa, dan Katobu. 

"Ini Muna,  bukan Muna Barat,  rata -rata hasil pantauan kawan saya dilapangan para tokoh orang tua yang pernah terbius oleh janji manis politik Rajiun saat itu di Mubar hari ini sudah kecewa,  sehingga mereka ingin Rajiun hengkang dari Muna Barat " tukasnya. 

Mantan Ketua HMTI UHO tersebut juga meramalkan pada akhirnya Rajiun juga tidak berani tampil calon Bupati di Muna disebabkan oleh kesadarannya sendiri bahwa strategi politik yang dia perankan di Muna Barat yang dulunya mampu membius warga Mubar,  di Muna justru bakalan di Kanalisasi dan di Gergaji secara santun dan berbudaya. 

"Pada Akhirnya melihat situasi yang ada,  Rajiun tidak akan berani tampil di Muna,  karena tidak mungkin dia berani berkorban meninggalkan jabatannya sebagai Bupati Muna Barat demi mencari jabatan Bupati di daerah lain, apalagi basis nya dari kalangan pemuda perlahan -lahan tergerus oleh Manuver politik La Ode Muhammad Aswin yang akhir -akhir ini membuat gundah gulana para kawula muda termasuk saya sendiri sehingga saya simpulkan Rajiun itu hanya cari sensasi  " tutupnya .

Share:

DON 2 Sultra : " Manuver Politik LMA Di Muna Bisa Kanalisasi Basis Rajiun "

DON 2 SULAWESI TENGGARA
Kendari, www.pembasmihoax.club Momen pesta demokrasi pilkada serentak tahun 2020 kedepan sebentar lagi akan memasuki tahapan sesuai dengan pernyataan resmi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara.  Dari beberapa daerah di bumi anoa yang menggelar pilkada serentak tahun depan,  Kabupaten Muna adalah primadona yang selalu menarik isunya untuk didiskusikan bagi seluruh elemen pemuda .

Dalam proses menuju tahapan pilkada Muna,  seorang Anak Muda representasi insan Millennial yakni La Ode Muhammad Aswin kini mulai bermanuver politik dipanggung politik kabupaten Muna.  LMA,  sapaan akrabnya beberapa kali melalui pemberitaan disejumlah media digadang -gadang akan maju bertarung memperebutkan kursi empuk tahta kepemimpinan tertinggi dalam birokrasi kepemerintahan daerah,  yaitu Bupati Muna.

Hal itu tentunya mengundang respon Wakil Ketua KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara,  yaitu MKD La Cossa Nostra Panatagama.  Don 2, sapaan akrabnya menyebut bahwa Manuver Politik LMA  bisa mengkanalisasi basis Rajiun Tumada yang juga digadang-gadang turut maju sebagai bursa kandidat bakal calon Bupati Muna kedepannya.

"LMA itu adalah bukan hanya representasi kaum muda,  namun juga kiblat dari para kaum Mafioso (Pria Terhormat) Di Sulawesi Tenggara" tutur DON 2. Ia juga menyebut bahwa LMA sangat dekat hubungannya dengan para elit pimpinan partai politik di negeri ini.

"Saya Tahu betul sepak terjang LMA itu dipusat,  karena agen intelegen kabinet mafioso menyebut bahwa LMA itu digelar sebagai Salvatore Maranzano nya para mafioso di Indonesia,  dan Muna butuh pemimpin dari kaum mafioso demi terciptanya tatanan pemerintahan yang steril,  berkemajuan,  dan berkeadilan" ungkapnya lagi .

"Jika LMA manuver terus -menerus,  maka kaum pemuda yang menjadi Basis Rajiun di Muna secara pelan tapi pasti akan diculik perlahan-lahan,  dan Rajiun akan kehilangan taringnya" canda DON 2.

Terakhir, saat ditanya sikap politiknya terkait pilkada muna kedepannya,  Presidium Persatuan Kampus Hebat (PPKH)  Sultra itu mengatakan masih membaca peta politik dan membiarkan para penikmat berselancar dengan segala macam model gaya politik yang diracik.

"Saya belum tertarik mendiskusikan Politik Muna,  saya saat ini fokus ingin bermafioso di Wonua Bombana,  saya lebih terangsang untuk mengkanalisasi penebar kezaliman disana,  Karena saya ingin bercinta dengan daerah kekuasaan pemilik kesempurnaan cinta " tutup nya dengan nada tertawa .

Penulis : Mafioso Pembasmi Hoax.
Share:

DON 2 Sultra sinyalir L. M Aswin Coba Dikanalisasi Dalam Pilkada Muna 2020

L. M Aswin,  Naga nya Para DON di Indonesia 
Kendari,  www.pembasmihoax.club Percaturan politik pilkada Muna tahun 2020 kedepan diskusinya seakan tak pernah berhenti menuai perdebatan publik. Dari sekian banyak tokoh -tokoh senior,  bahkan dedengkot politik di Kabupaten Muna yang menjadi senteran partai-partai politik sebagai kendaraan politik bakal calon bupati, kini muncul nama baru yang dikonotasikan sebagai representasi dari insan millennial kabupaten Muna,  yaitu berasal dari tokoh muda yang berkarier di jakarta yakni La Ode Muhammad Aswin. 

LMA, sapaan akrabnya kembali diproyeksikan oleh beberapa netizen untuk sebagai perwakilan kaum muda untuk maju bertarung pada pilkada Muna kedepannya. mengusung tema perwakilan insan millennial,  namanya kini menjadi obyek diskusi para kawula muda yang cinta terhadap dunia politik , salah satunya Wakil Ketua KNPI Provinsi Sultra bidang ideologi dan politik,  yaitu MKD lacossa Nostra Panatagama. 

DON 2 sultra sapaan akrabnya menilai bahwa wacana tampilnya LMA alias Amal Kilo merupakan bagian dari master plann manajemen perkeloncoan yang dibuat oleh orang-orang tidak bertanggung jawab yang ingin mengkanalisasi nama baik dan kapasitas seorang La Ode Muhammad Aswin. 

"LMA itu saya kenali sepak terjangnya di Indonesia,  dan dalam kamus Mafioso La Cossa Nostra,  LMA itu tercatat sebagai Naga nya para DON di Indonesia kelahiran Muna dan beliau Hari ini sedang masa percobaan untuk diwinto buat maju di pilkada Muna oleh oknum tak bertangung jawab " ungkap DON 2 sulawesi Tenggara. 

Presidium Persatuan Kampus Hebat (PKH) Sultra itu juga menyebut bahwa kapasitas seorang LMA hari ini sebagai naganya para DON di Indonesia justru rating dan passinggrade nya menurun jika terus di Winto untuk maju pada pilkada Muna 2020 kedepan. 

"Saya tau diantara semua bakal calon bupati Muna 2020 kedepan,  yang paling siap biaya cost politik untuk bertarung itu adalah La Ode Muhammad Aswin (LMA),  tapi apakah itu tidak menurunkan kapasitas beliau hari ini sebagai "Naga" nya para DON di Indonesia?  tentunya itu sangat berpengaruh terhadap kredibilitasnya sebagai seorang Mafioso La Cossa Nostra Capo di Tutti Capi " ungkap DON 2 sultra dengan lantang. 

Ia juga mengingatkan kepada LMA,  untuk taat asas dan kode etik seorang Mafioso (Pria Terhormat)  agar tidak terbang jika di puji dan diwinto oleh oknum tidak bertanggung jawab serta menghargai dan menjunjung tinggi adat dan budaya politik di Muna , Tanah yang penuh dengan keberkahan. 

"Saat ini LMA masih muda, masih punya karier yang panjang dan insyaallah periode kedepan pasca pilkada muna 2020 sudah sangat matang untuk turun gelanggang , dan Insan Millennial pun siap mendukung,  tapi bukan untuk tahun 2020" tegas DON 2 sultra. 

Terakhir,  Wakil Ketua KNPI sultra itu berharap kepada LMA untuk tidak termakan winto dan provokasi oleh orang tidak bertanggung jawab,  dan tetap menjadi Naganya para DON di Indonesia , "Lebih tepatnya menjadi king maker atau supplier bagi salah satu pasang calon bupati muna kedepan" tutupnya. 

Penulis : Mafioso Pembasmi Hoax 
Editor : Rahasia Mafioso

Share:

Ketua Basoka RT : "Rajiun Tumada Makin Keblinger, Dan Politik Pongkaruta/Macule-Cule"


Kendari, www.pembasmihoax.club Momen pilkada serentak yang diselenggarakan tahun 2020 kedepan, khususnya wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara memang terdapat beberapa daerah kabupaten /kota yang akan menggelar pesta demokrasi lima tahunan,  namun dari sekian banyak kabupaten /kota yang menyelenggarakan event besar tersebut sepertinya wilayah Kabupaten Muna menjadi tranding topic diskusi para kaum intelektual di semua media sosial. Ini diakibatkan karena para kompetitor politik yang menjadi bursa kandidat bakal calon bupati /wakil bupati nantinya merupakan putra terbaik kebanggaan tanah Muna,  pulau yang penuh dengan keberkahan.

Beberapa nama beken mulai mencuat dan mencuri perhatian publik, baik itu dari kalangan birokrasi,  pengusaha,  dan masyarakat biasa.  Mereka diantaranya adalah Rusman Emba selaku petahana,  Syarifuddin Uddu yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Bina Keuangan Kemendagri,  Rajiun Tumada Sebagai Bupati Mubar saat ini,  dan dr. Baharuddin mantan bupati Muna periode 2010-2015. Tidak hanya nama beken tersebut yang santer terdengar maju calon bupati di Muna,  namun "La Paepa dan La Mboy kini mulai mewarnai bursa kandidat calon bupati Muna tahun 2020 kedepan.

Hal ini menjadi perbincangan ketika Rajiun Tumada melalui pernyataannya di salah satu media online, http://liputanpersada.com/index.php/component/k2/item/2805-rajiun-jangankan-saya-la-paepa-dan-lamboy-pun-bisa-jadi-calon-bupati Dengan tegas menyatakan bahwa La Paepa Almarhum dan La Mboy pun bisa jadi calon bupati di Muna. Entah apa maksud dari pernyataan orang nomor satu di Mubar tersebut, sehingga banyak pihak merasa marah dan jengkel bahkan menyayangkan statemen tersebut yang mayoritas kalangan menganggap sangat menghina masyarakat kabupaten Muna.

Tak tinggal diam dengan itu , DON 2 sulawesi tenggara Ketua Barisan Mafioso Pengkanalisasi Rajiun Tumada (BASOKA RT) di Muna merasa geram dengan pernyataan Rajiun. Ia menilai anggapan orang nomor satu di Mubar tersebut sangat keblinger dan bukan bahasa seorang pemimpin daerah.  " Rajiun mengeluarkan bahasa kalau di Muna disebut bahasanya orang pongkaruta,  kalau di Bone namanya Maccule -cule,  dan itu bukan bahasanya seorang pemimpin " tegas DON 2 sultra.

Wakil ketua KNPI sultra bidang ideologi dan politik tersebut merasa heran apa motivasi Rajiun menyebut nama "La Paepa dan La Mboy dinilai layak calon bupati di Muna.  " Ini penghinaan terhadap warga Muna yang menjunjung tinggi adat dan budaya sebagai warisan kekayaan para leluhur,  dan Rajiun jangan menghina La Paepa dan La Mboy " tambahnya. "Sudah saatnya Rajiun kita somasi dan minta penjelasan apa maksud pernyataannya yang tidak menghargai orang tua " tegasnya lagi.

DON 2 sulawesi Tenggara,  memperingatkan Rajiun Tumada untuk berpolitik di Muna dengan elok,  indah,  bertata-bahasa yang beradab,  santun,  serta tidak terlalu menciptakan situasi yang blunder bagi ketua BSB tersebut. Dijelaskannya lagi oleh Presidium Persatuan Kampus Hebat (PKH)  sultra tersebut jika Rajiun ingin cari popularitas di Muna,  tidak mesti dengan cara yang konyol.

" Kalau Rajiun selalu membawa gaya arogansi dan manuver politiknya makin merajalela dan over dosis seperti yang dilakukannya di Muna Barat,  maka Satu peluru BASOKA RT kami cukup membuatnya luluh lantah seketika tanpa jejak " tutup Ketua Brigade Mafioso Pengkanalisasi Rajiun Tumada di Muna tersebut. 

Sumber : Brigade Mafioso Pengkanalisasi Rajiun Tumada di Muna


Press Release DON 2 sulawesi Tenggara



Share:

Live Score