Welcome to "The Hunter Of Truth from www.pembasmihoax.club media informasi pembasmi & Pemberantas "Hoax" nikmati sajian informasi menarik dari sini, Rasional, Obyektif, Dan Bertanggung Jawab

Luxury777 Bet Cassino and Sbobet Online

adalah situs taruhan bola dan cassino online resmi terakreditasi pagcorr paling aman dan terpercaya.

WalletQQ Adalah Situs Taruhan Poker Dan QQ Online dengan Bonus Member terbesar

Silahkan daftar dan pasang taruhan anda disini menang berapapun anda pasti dibayar.

Hoki Bandar Poker dan QQ Online adalah salah satu rekomendasi situs poker dan QQ online terbaik no bot!! 100 % Player vs Player

Hoki Bandar Poker dan QQ online adalah penyedia layanan taruhan game poker dan QQ online proses deposit dan withdraw tercepat .

Central Poker dan QQ adalah penyedia layanan game poker dan QQ online dengan bonus terbaik

Jika anda pecinta permainan poker dan QQ Online Central QQ juga menjadi salah satu situs idola para pecinta poker dan QQ Online.

\

Mengapa Islam Syiah Selalu Di Katakan Sesat? Jawabannya Jas Merah!!


"Kenapa syiah selalu dikatakan sesat, bang ?"

Tanya seorang teman dalam ketidak-tahuannya. Saya ketawa membayangkan ketidak-tahuan saya juga dulu sekian tahun yang lalu.

Dulu - sebelum tahun 1979 - Arab Saudi dan Iran itu berteman dekat. Bahkan sebenarnya Saudi itu takut dengan Iran. Kenapa ? Karena Iran punya teman yang jauh lebih dekat, yaitu Amerika.

Iran dulu mirip Saudi, negara kerajaan yang dipimpin terakhir kali oleh Syah Reza Pahlevi. Karena konsep kerajaan itulah, Amerika lebih mudah menguasai Iran dan mengeksploitasi sumber daya migas di negara itu.

Situasi berbalik ketika rakyat Iran mulai gerah dan memberontak. Mirip situasi reformasi kita di tahun 1998 dulu. Tekanan demi tekanan kepada ulama di Iran oleh pihak kerajaan, membuat rakyat Iran bersatu dengan tekad menggulingkan kerajaan.

Pemimpin gerakan rakyat itu seorang ulama, Ayatullah Ruhullah Khomeini, yang namanya mencuat kembali karena sering disebut Rizieq Shihab dalam pelarian cintanya. Ayatullah Khomeini kemudian diasingkan ke Irak sampai ke Paris supaya tidak mengganggu jalannya pemerintahan.

Tetapi justru dari jauhlah Ayatullah Khomeini mengobarkan semangat revolusi melalui dakwah2nya. Dan puncaknya adalah tahun 1979, dengan kaburnya Syah Reza Pahlevi ke Amerika.

Sesudah itu Ayatullah Khomeini mengadakan referendum untuk membentuk dasar negara baru yang bukan kerajaan. 90 persen rakyat Iran setuju dengan konsep negara Republik Islam Iran, yang ada sampai sekarang..

Amerika jelas tidak senang, karena mereka tidak bisa berkuasa lagi disana. Dengan menggunakan Saddam Hussein sebagai mitra, Amerika ingin kembali menguasai Iran. Dan terjadilah perang 8 tahun Irak vs Iran, yang dulu waktu kecil nonton Dunia Dalam Berita rasanya perang itu gak ada habis-habisnya.

Irak kalah dan Iran berhasil mempertahankan negaranya. Amerika semakin geram dan mengalihkan pandangannya ke Arab Saudi sebagai mitra baru.

Hasil revolusi Islam Iran itu kemudian apinya kemana-mana. Para pemuda yang jenuh berada di bawah kendali kerajaan - karena mereka selalu bermewah2 - mulai memberontak di negaranya masing2. Ini menimbulkan kekhawatiran bukan saja di Arab Saudi, tapi juga negara kerajaan lainnya seperti Yordania, Qatar, Bahrain dan banyak lagi.

Mereka takut revolusi di Iran mampir ke negeri mereka yang kerajaan..

Dipimpin oleh Saudi, mereka sepakat untuk membentuk koalisi menjadikan Iran sebagai pesakitan.

Ketika Amerika dan sekutunya negara2 barat meng-embargo ekonomi Iran selama 30 tahun, Saudi dan koalisinya pun merancang satu cara untuk menjauhkan Iran dari muslim lainnya.

Yaitu dengan cara memfitnah mazhab Syiah mereka. Syiah disini berarti "pengikut" dan diidentikkan dengan pengikut keluarga Nabi Muhammad Saw.

Saudi dan koalisinya diketahui memalsukan banyak kitab2 karangan Ayatullah Khomeini dan - menariknya - yang membongkar ini adalah seorang Professor sastra di Kairo yang bermazhab Sunni.

Tetapi fitnah sudah menyebar dengan sangat cepat. Iran sendiri tidak mampu menepis semua fitnah karena selain sibuk bergelut dengan ekonomi mereka yang melemah akibat embargo, Saudi dan koalisinya menguasai media.

Begitulah ceritanya kenapa sampai sekarang Syiah - mazhab terbesar di Iran - terstigma sesat dan bukan muslim di banyak kalangan muslim awam.

Sebenarnya pada tahun 2004, Jordania sudah memulai rekonsiliasi untuk menyatukan kembali umat muslim yang terpecah dengan mengundang 200 ulama terbaik di dunia - termasuk Indonesia - di Amman. Dalam risalah Amman itu tercantum bahwa mazhab Syiah adalah bagian dari Islam.

Sayangnya, risalah ini tidak banyak diakui - kembali karena politik - karena Amerika tidak suka Iran bergabung dengan kelompok negara muslim lainnya. Saudi dan koalisinya lebih patuh kepada Amerika karena menguntungkan mereka secara kapital.

Dan perkembangan terakhir kita lihat, ketika Qatar mulai mendekati Iran, maka ia pun dijauhi dan di embargo oleh Saudi dan koalisinya. Di lain sisi, Saudi merapat ke Israel yang notabene adalah musuh besar Iran..

Jadi begitu, jamaah yang berbahagia..

Kita hidup dalam persepsi yang dibangun kelompok global yang menguasai media. Opini kita adalah opini yang dibentuk sesuai keinginan mereka.

Menariknya, di Iran sendiri, mereka tidak perduli difitnah begitu rupa. Mereka lebih fokus membangun ekonominya secara mandiri dan Iran sekarang sangat diperhitungkan karena sudah berhasil menguasai teknologi nuklir sedangkan Saudi dan koalisinya masih asik membeli senjata dari Amerika.

Perjuangan rakyat Iran adalah perjuangan yang inspiratif. Mereka tidak takut dikucilkan oleh banyak orang, hanya karena mereka berkata benar. Karena kebenaran itu layak untuk diperjuangkan..

Dituding sebagai Syiah ? Ah, sejak dulu saya mah angkat cangkir kopi saja. Seperti kata pepatah, kalau bertentangan dengan kaum bumi datar, kita semua akan "Syiah" pada waktunya..

Seruputtt..

www.dennysiregar.com
Share:

Barisan Mafioso Pengkanalisasi Rajiun "BAMPER" Muna Siap Deklarasi Pasca Lebaran


Kendari, www.pembasmihoax.club seiring dengan makin panasnya suhu politik Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara menjelang pilkada Muna tahun 2020 nanti,  ditambah lagi kesuksesan pemerintah dibawah kepemimpinan Rusman Emba yang baru -baru ini mendapat panen bantuan dari Kementerian Pertanian RI mengakibatkan makin maraknya berita hoax yang di sinyalir dihembuskan oleh para loyalis Bupati Muna Barat yang menginginkannya untuk tampil menjadi salah satu bakal calon bupati pada pilkada serentak tahun 2020 mendatang di Muna.

Keberhasilan Pemda Muna dalam mendatangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Muna yang berbuah manis dengan diturunkannya sejumlah bantuan dibidang pertanian dan peternakan yang bermanfaat bagi Masyarakat Muna,  rupanya membuat para penebar Hoax di media sosial makin ketar -ketir dan butuh tenaga ekstra untuk menciptakan Image negatif bagi pemda Muna Hari ini. dan kebanyakan para penebar hoax itu disinyalir adalah pikiran subyektif dari para loyalis Rajiun yang selama ini bertaklid buta kepada orang nomor 1 di Muna Barat tersebut.

Oleh karenanya,  salah satu Presidium Persatuan Kampus Hebat (PKH) sultra MKD  La Cossa Nostra Panatagama menggagas berdirinya salah satu ormas bernama "BAMPER MUNA" (Barisan Mafioso Pengkanalisasi Rajiun) di Muna.  Awalnya,  Barisan Mafioso Pengkanalisasi Rajiun Di Muna disingkat "BASOKA" rajiun di Muna,  namun karena kepanjangan cukup disingkat "Bamper Muna ".

"Pasca lebaran,  kami rencana deklarasi di Kota kendari sembari melihat dan memantau perkembangan situasi politik di Muna " ungkap DON 2 sultra sapaan akrabnya.  Ia juga menjelaskan bahwa "Bamper Muna " saat ini sudah merekrut kurang lebih 19 orang pria terhormat (Mafioso La Cossa Nostra) yang tersebar di 7 kecamatan kabupaten Muna yang siap mengkanalisasi pergerakan politik  Rajiun di Muna menjelang pilkada Muna 2020 kedepan.

"Tujuan di bentuknya ormas ini tidak lain dan tidak bukan hanya untuk memberi penyadaran kepada masyarakat Muna bahwa sangat Rusak adat dan budaya di suatu daerah jika tergoda memilih penguasa yang serakah " tegas nya.

"Safari Ramadhan yang dilakukan Rajiun beberapa hari belakangan ini di Muna  selalu dinafikkan oleh para pemuja dan Loyalisnya bahwa tidak ada unsur politik,  sementara pernyataan Rajiun sendiri di salah satu media online menyatakan bahwa ia memiliki tim survey di Muna namun belum memberi jawaban pasti terkait tampilnya menjadi Cabup di Muna kedepan  " ungkap DON 2 sultra.

Terakhir, Pemuda yang saat ini berkiprah menjadi Wakil Ketua KNPI sultra bidang ideologi dan politik menjelaskan jika para loyalis dan pemuja Rajiun tidak berhenti menebar Hoax di media sosial dan terus berbohong pada diri mereka sendiri bahwa Safari Ramadhan Rajiun Di Muna tidak mengandung unsur Politik,  maka hulu ledak "BASOKA" (Barisan Mafioso Pengkanalisasi)  Rajiun Di Muna siap diletuskan dan diledakkan.

Penulis : relawan demokrasi pembasmi hoax.


Share:

MKD Panatagama : "Kepala Kesbangpol Muna Barat Perlu Belajar Teori Kedaulatan Rakyat"

MKD LCN PANATAGAMA
Kendari,  www.pembasmihoax.club Baru -baru ini, menjadi perbincangan kalangan aktivis kampus terkait pernyataan kepala Kesbangpol Muna Barat,  Andi Muna yang pada saat jumpa pers nya kepada Wartawan mengatakan dengan lantang bahwa "Demonstrasi bukan  budaya Muna". entah apa yang ada dalam benak kepala kesbangpol Muna Barat tersebut sehingga pernyataannya dianggap sangat menghina aktivis kampus. berikut screnshoot pernyataan Andi Muna disalah satu media online : 

Menanggapi pernyataan Andi Muna,  Presidium Persatuan Kampus Hebat (PKH) Sultra MKD panatagama meminta kepada Kepala kesbangpol Mubar untuk meralat dan segera meminta maaf kepada para aktivis yang berkecimpung di dunia pergerakan. 

" Kepala kesbangpol Mubar sudah saatnya mempelajari kembali bagaimana teori kedaulatan rakyat J. J Roesau bisa lahir,  dan bagaimana sejarahnya biar pernyataan nya tidak membuat malu kabupaten Mubar " ungkap DON 2 Sapaan akrab MKD. 

Wakil Ketua KNPI sultra,  yang saat ini didaulat sebagai Presidium Persatuan Kampus Hebat (PKH)  itu meminta kepada Andi Muna supaya statement di Media jangan digeneralisir.  Dalam artian bahwa cukup Di Muna Barat saja yang tidak berlaku demonstrasi,  mungkin tidak cocok dengan gaya kepemimpinan bupati Muna Barat,  Rajiun Tumada dan budaya Masyarakat Muna Barat. 

"Bagi saya,  statement Andi Muna itu mencirikan bahwa ia suka gaya kepemimpinan otoritarianisme dan feodalisme  di mubar,  dan pernyataannya semakin mempertegas bahwa matinya demokrasi di Muna Barat  itu adalah fakta , bukan fiksi " ungkap presidium PKH sultra. 

"Saya gak tau,  Andi Muna itu orang Muna apakah bukan,  ataukah dia menganggap bahwa saat ini dia bukan orang Muna kok dia tidak mengerti sejarah lahirnya demokrasi ya??  " canda DON 2 sultra. 

MKD panatagama menyarankan agar kepala kesbangpol Muna Barat itu belajar sejarah bagaimana terjadinya Revolusi Prancis,  sehingga munculnya teori perjanjian masyarakat,  trias politika, dan kedaulatan Rakyat. 

"Mungkin Andi Muna gak tahu,  munculnya teori yang saya katakan itu akibat kesewenang -wenangan Raja Louis Prancis sang Penindas Rakyat saat itu,  sehingga terjadinya demonstrasi yang ia katakan bukan bagian dari budaya " tegas nya. 

Terakhir,  presidium persatuan kampus hebat (PKH) sultra tersebut menyarankan supaya Andi Muna selaku kepala kesbangpol Muna Barat segera banyak belajar teori kedaulatan Rakyat,  supaya ia bisa paham bahwa Demokrasi dan Demonstrasi itu selalu berjalan beriringan seperti Roda Pedati,  satu kesatuan yang tak bisa terpisahkan,  "Bersatu tidak serumpun , bercerai tidak ada antara ". 

"Saya Maklum Kalau Andi Muna berkata seperti itu dalam menghadapi para demonstran di Muna Barat,  Karena dengan menolak demonstrasi dan mengklaim bahwa itu bukan bagian dari budaya, secara tidak langsung ia mengatakan bahwa di Muna Barat itu berlaku gaya kepemimpinan Otoriter dan feodal,  karena hanya pemimpin yang otoriter dan feodal yang mengklaim bahwa demonstrasi itu bukan bagian dari budaya Muna pada khususnya,  dan Indonesia pada umumnya " Tutup MKD. 

Penulis : Relawan Demokrasi Pembasmi Hoax




Share:

DON 2 Sultra Berharap Umar Bonte Restui KNPI Muna Dukung Rusman 2 Periode

Umar Bonte Bersama Jajaran Pengurus KNPI sultra 
Kendari, www.pembasmihoax.club Pesta demokrasi serentak pilkada Muna  tahun 2020 kedepan menjadi sebuah diskusi yang tak kunjung berhenti menjadi materi obrolan para pencari berita terkini.  Apalagi akhir -akhir ini,  Rajiun Tumada yang saat ini menjabat Bupati Muna Barat sering melakukan Safari politik Ramadhan di Kabupaten Muna.  Rajiun,  ditengarai berencana turut serta dalam memeriahkan pesta demokrasi pilkada Muna Tahun  2020 kedepan. 

Melihat peta politik yang kian menarik,  DON 2 sultra yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua KNPI sultra berharap Umar Bonte sebagai pimpinan tertinggi di Tubuh organisasi pemuda Sulawesi Tenggara merestui KNPI Muna untuk mendukung secara politik Rusman jika ia tampil sebagai salah satu kandidat calon Bupati Muna kedepannya. 

"Saya berharap Bang UB kedepannya mesti mengambil sikap dan langkah konkrit terkait pilkada Muna 2020, KNPI muna mesti menjadi motor penggerak dalam menentukan pemenang pilkada Muna kedepan" ucap DON 2 dengan lantang. 

Ketua Persatuan Kampus Hebat (PKH)  sultra tersebut mengatakan bahwa sudah saatnya pemuda turut andil dalam melahirkan pemimpin terbaik bagi Muna kedepannya.  "Beri Saya 10 Pemuda,  maka saya akan guncangkan dunia,  Umar Bonte politisi PDIP yang juga ketua DPP KNPI Pusat paham falsafah itu " ungkapnya. 

Wakil Ketua KNPI sultra bidang ideologi dan politik itu rencananya akan mencoba melobi Umar Bonte untuk perhatian terhadap daerah tempat Kelahirannya yang saat ini lagi dilanda penyakit politik "Fetegho Rumampe ". 

"Umar Bonte itu putra terbaik kebanggaan Sultra kelahiran Muna yang lagi meniti karier dikancah Nasional,  saya akan coba lobi dia dengan segenap kemampuan agar Ia bersikap secara politik " tegas DON 2

Terakhir,  saat Mantan Ketua HMTI UHO ditanya,  akan di lobi mengarah kepada siapa dukungan KNPI Muna , dengan penuh Canda ia menjawab " UB itu akan mendukung Calon kandidat yang di cintai masyarakat Muna,  dan bagi saya #RE2P itu adalah kaya dengan cinta,  soal keputusan UB kedepan itu adalah hak prerogatif nya sebagai seorang pimpinan" tutupnya. 

Penulis : Relawan Demokrasi Pembasmi Hoax 
Editor : Mafioso Demokrasi Pembasmi Hoax

Share:

Di Laporkan Ke Polda Sultra Terkait Dugaan "Penghinaan HMI " DON 2 sultra : "Ini Hanya Kesalah Pahaman "

DON 2 Sultra,  MKD "LCN" panatagama 
Kendari  www.pembasmihoax.club Beberapa hari yang lalu,  wakil ketua KNPI sultra MKD La Cossa Nostra Panatagama dilaporkan ke Polda Sulawesi Tenggara oleh beberapa pemuda yang mengaku sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang kendari berseragam lengkap atribut HMI dengan tuduhan menghina HMI melalui postingannya di grup media sosial facebook Sultra Watch .

Menanggapi pelaporannya,  DON 2 sultra sapaan akrabnya mengatakan bahwa pelaporan dirinya hanya persoalan kesalah pahaman akibat kurangnya silaturaHMI  sesama kader HMI itu sendiri.  "Loh,  kok HMI lapor HMI?? kan kurang logis judulnya " tuturnya.

Mantan Ketua HMTI UHO,  yang juga kader bastra HMI komisariat FKIP UHO  angkatan 57 tersebut sangat menyayangkan sikap pengurus cabang HMI yang melaporkan dirinya tanpa adanya tabayun terlebih dahulu. 

"Dalam postingan saya di media sosial itu tidak ada pernyataan saya yang menghina HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), saya kader HMI kok dimana logikanya saya hina lembaga kader saya sendiri " ujarnya saat ditemui di Plazza Inn malam tadi. 

Terakhir, Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika UHO tersebut berharap adanya tabayun sesama kader HMI,  " ini bulan suci,  bulan dimana kita menyambut hari kemenangan,  gak baiklah kita menaruh kebencian didalam diri kita,  saya dan mereka pelapor itu satu nafas,  yaitu islam " tutupnya. 

Penulis : relawan demokrasi pembasmi hoax 
Editor : Mafioso demokrasi pembasmi hoax

Share:

DON 2 Sultra Sebut Pemuja Rajiun Seperti Domba Berbulu Srigala

DON 2, Wakil Ketua KNPI Sultra 
Kendari,  www.pembasmihoax.club Akhir -akhir ini wacana yang berhembus soal pilkada Muna 2020 kedepan memang begitu menarik menjadi topik diskusi para pemuda yang mencintai bahasan soal politik. Fenomena ini dapat dilihat disemua grup media sosial,  bahwa peta politik bahkan figur Calon Bupati Muna kedepannya selalu menjadi kajian khusus di semua elemen lembaga atau organisasi kemahasiswaan.

Hal ini menjadi makin menarik ketika selentingan kabar yang menyatakan tentang kesiapan Rajiun sebagai Bupati defenitif Muna Barat ingin maju calon bupati di Muna. Sehingga saking hangat nya diskusi tersebut muncul wacana di Muna Barat bahwa "Pengkritik Rajiun Disebut sebagai Srigala Berbulu Domba ". 

Menanggapi idiom atau frasa yang bersumber dari alkitab kaum Nasrani tersebut,  DON 2 sultra yang juga sebagai wakil ketua KNPI sultra bidang pembangunan ideologi dan politik menganggap bahwa Wacana itu merupakan bentuk ketakutan yang dihembuskan oleh para golongan pemuja Rajiun yang ragu terkait keberanian Bupati Muna Barat  tersebut untuk calon Bupati di Muna. 

"Wacana Srigala berbulu domba itu adalah frasa atau idiom yang pasti dihembuskan oleh para pemuja Rajiun,  dan mereka saya katakan ibarat "Domba berbulu serigala " ungkap DON 2 dengan nada tertawa.  Ia menjelaskan bahwa para pemuja Rajiun di Muna Barat  tidak perlu takut dengan kritikan yang muncul, Rajiun itu tipikal petarung dan karakter Masyarakat Muna itu keras,  juga suka figur yang keras,  jadi gak perlu resah dengan menganalogikan pengkritik Rajiun seperti serigala Berbulu domba. 

"Apa sih yang mereka takutkan?  Program 'Mai Te Wuna " berhasil membuat Rajiun betah dan nyaman berkunjung ke Muna,  bahkan Rajiun hari ini kelihatannya lebih peduli kepada masyarakat Muna ketimbang Daerah Muna Barat yang ia pimpin. 

"Soal motivasi Rajiun kita gak tahu,  tapi keyakinan saya bahwa Rajiun sengaja turun ke Muna untuk mengambil simpati warga Muna demi hasrat politik muna 2020, dan warga Muna itu menjunjung tinggi adat dan budaya yang menghargai tamu yang datang apapun pangkat dan golongannya "  ungkap MKD "LCN" sapaan akrabnya. 

DON 2 Sultra juga membandingkan jika di Muna Barat ada warga diluar wilayah administrasinya yang punya maksud keperluan,  atau hal lain terutama politik maka Image yang muncul pasti dikatakan Impor.  "Waktu Pilcaleg Muna Barat kemarin kan figur yang berdomisili diluar Mubar kan disebut caleg impor , Bahkan sampai istilah tolak  caleg impor pun berkumandang kemana -mana " tuturnya. 

Sedangkan di wilayah administrasi kabupaten Muna,  kultur budaya tidak mengenal istilah "Impor " siapapun yang datang berkunjung pasti diperlakukan dengan hormat,  santun,  dan dihargai.  "Itulah kultur masyarakat Muna,  cermin dari pemimpinnya yang hormat pada siapapun tanpa mengenal pangkat dan golongan,  mau istilah caleg impor,  bahkan cabup impor pun dipersilahkan datang kemuna,  itulah sejatinya "Mai Te Wuna" jadi jangan lah takut jika Rajiun dikritik dengan mengatakan "Pengkritiknya sebagai serigala berbulu domba ".  "Jika takut,  maka pemuja Rajiun berarti Laksana Domba berbulu serigala dong "  tutupnya. 

Penulis  : Relawan Demokrasi Pembasmi Hoax. 
Editor : Mafioso demokrasi pembasmi hoax.

Share:

DON 2 Sultra : "BGKR Itu OKP Siluman, Kapolda Sultra Harus Tegas Bersikap "

DON 2 sultra,  MKD La Cossa Nostra Panatagama
Kendari, www.pembasmihoax.club Pasca KPU RI mengeluarkan pengunguman resmi bahwa pasangan Capres -cawapres Jokowi -Ma'ruf Amin berhasil memenangkan hati rakyat Indonesia dengan perolehan presentase suara 55 persen dari jumlah pemilih Di Indonesia, rupanya masih ada saja sebagian kalangan yang masih bapres dan belum ikhlas menerima kenyataan.

Ya,  Di Sulawesi Tenggara tepatnya kota kendari ada perkumpulan pemuda yang mengatas namakan Barisan Gerakan Kedaulatan Rakyat (BGKR)  Berencana melakukan demonstrasi menolak hasil Pemilu,  menuntut audit forensik IT KPU, serta otopsi jenazah petugas KPPS yang dikabarkan meninggal dunia. 

Menanggapi  gerakan BGKR,  DON 2 sultra yang saat ini menjabat Wakil Ketua KNPI Sultra Bidang Ideologi  dan politik,  mengingatkan agar Kapolda Sulawesi Tenggara untuk menindak tegas para pemuda pemuda yang dianggap nya berpotensi "Makar" terhadap konstitusi.  "Gimana caranya,  para demonstran itu adalah OKP siluman,  OKP yang tidak punya legalitas karena tidak punya Badan Hukum,  mereka itu bergerak atas nama individu dan membuat nama organisasi karangan bebas " ungkap DON 2 sultra. 

Mantan ketum HMTI UHO menyebut bahwa BGKR itu semestinya tidak membodohi akal sehat rakyat,  khusus nya warga kota kendari,  "BGKR itu bukan Barisan Gerakan Kedaulatan Rakyat,  tetapi lebih tepat dikatakan Barisan Gerakan Kampret Rakyat " kalau mau jadi kampret, tidak masalah,  hanya jangan rakyat yang kemudian diper'kampret'kan dong " tutur DON 2 Sultra. 

Wakil Ketua KNPI sultra itu mengingatkan agar BGKR yang di pelopori Laode Hidayat itu supaya jangan bikin gaduh politik di Sultra,  mayoritas warga Sultra hari ini yang bapres,  sudah mulai move on dan sudah sibuk dengan aktivitas keseharian masing -masing.  "Politik itu kita maknai sebagai pesta demokrasi,  kita berpesta dan bersuka cita menyambut presiden terpilih kita,  bukan ngambek dan provokasi yang berpotensi makar terhadap konstitusi "  ungkap DON. 

Terakhir,  DON 2 sulawesi tenggara tersebut meminta ketegasan Kapolda Sultra untuk menindak dan menangkap perkumpulan orang yang mengatasnamakan OKP fiktif tersebut jika gerakan yang mereka bangun berpotensi makar terhadap pilar -pilar kebangsaan Indonesia,  "Jika aksi mereka damai, itu sah -sah saja karena kebebasan berpendapat dijamin UU,  namun jika mereka makar,  Kapolda jangan sungkan untuk menangkap orang -orang itu " tegasnya. 

Penulis : relawan demokrasi pembasmi hoax
Editor : Mafioso demokrasi pembasmi hoax.

Share:

Live Score